Wahai sahabat, pasangan itu
seperti huruf alif lam mim dalam
Al-Qur’an, hanya Tuhan saja yang tau. Ketika seorang laki-laki datang menghampirimu,lalu
berkata ingin membahagiakanmu, melindungimu dan menjadikanmu sebagai pendamping
hidupnya. Memang sudah sepantasnya engkau bahagia karenanya, namun ketika
engkau telah menaruh kepercayaan itu terhadapnya, ia justru mengecewakanmu.
Janganlah bersedih sahabat, ambilah pelajaran positifnya.
Wahai
sahabat, Tuhan itu Maha baik. Pertemuanmu dengan seorang laki-laki bukanlah
hal yang kebetulan, namun Tuhan yang telah merencanakan. Bersyukurlah penuh,
karena bersyukur adalah kunci dari kebahagiaan. Coba ambil sisi positifnya,
engkau mampu mengenalnya dengan baik, engkau pernah merasa bahagia karenanya,
yang selama ini tak pernah menerimanya. Bersyukurlah karena engkau diberi
kesempatan tersebut. Tuhan pun baik sahabat, demi menyelamatkanmu dari orang yang
salah, Tuhan mematahkan hatimu dulu. Berbahagialah perempuan yang tumbuh dengan
segala kesedihan, segala perjalanan hidup yang menggores hati. Dari situlah
engkau mampu bangkit, engkau menjadi kuat dan tegar menghadapi segala yang ada.
Begitulah hidup selalu ada rintangan yang harus kita lewati, suka maupun duka
silih beganti, layaknya roda yang berputar kadang berada diatas dan kadang
berada dibawah. Cara menghadapi masalah bukanlah dengan berlari menghindarinya,
namun hadapilah, terjunlah bersama masalahmu maka engkau akan menemukan apa
yang sesungguhnya engkau cari. Berjuanglah bersama masalahmu, karenanya engkau
sedang diuji oleh Tuhanmu.
Wahai
sahabat, Tuhan itu tau apa yang terbaik untukmu. Jangan lah engkau berlarut
dalam kesedihan karena seorang laki-laki yang belum bisa bertanggungjawab
terhadap ucapannya, namun bersyukurlah karena setelahnya engkau akan
dipertemukan dengan seseorang yang memang terbaik bagimu yang mampu melindungi
dan membahagiakanmu. Siapa dan bagaimana, jodoh itu ada ditangan Tuhan.
Sahabat, cobalah untuk selalu menerima keputusan Tuhan, terimalah dengan lapang
dada karena sesungguhnya engkau sedang diuji kesabaranmu. Mencobalah ikhlas
untuk menerima segala ketentuan-Nya, karena ilmu yang paling sulit adalah ilmu
ikhlas.
Wahai
sahabat, hidup ini hanya sekali di dunia, maka janganlah engkau sia-siakan
dengan perbuatan yang tak bermanfaat bagimu sendiri. Jika hatimu bersedih, maka
lebih dekatkanlah diri kepada Tuhanmu, banyaklah beramal shalih, membantu
orang-orang yang membutuhkan, carilah jalan menuju ridhlo Tuhanmu. Suatu saat
nanti engkau pasti akan dipertemukan dengan pasanganmu, mungkin bukan sekarang
karena itulah Tuhan tlah mengaturnya pada saat waktu yang tepat. Selalu
beristiqomah, menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya,
perbanyaklah bekal menuju akhirat karena hidup di dunia ini hanya sementara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar